Aksi Depan Gedung BI Senin, 26 Maret 2012

Senin, 26 Maret 2012 merupakan hari pertama aksi yang saya ikuti. Aksi ini diikuti oleh beberapa elemen mahasiswa, yaitu BEM UNS, GARUDA UNS, BEM UNISRI, BEM UNISBA, organisasi kepemudaan (HMI, KAMMI, PMII, GMNI) dan elemen masyarakat yaitu perkumpulan para buruh. Aksi yang dimulai pada pukul 9 pagi ini sempat mengakibatkan kemacetan di depan gedung Bank Indonesia yang letaknya bersebelahan dengan kantor Pemerintah Kota Solo.
Pukul 8 saya berkumpul di gedung sekretarian BEM UNS, Porsima untuk melakukan briefing sebelum aksi berlangsung. Setelah semua peralatan untuk aksi siap, maka rombonganpun berdoa. Sebelum berangkat, rombongan menyempatkan waktu untuk berdoa. Tujuan untuk berkumpul para mahasiswa ini adalah di Ngarsopura. Disana para mahasiswa UNS menunggu kedatangan dari teman – teman mahasiswa yang lain seperti UNISRI dan UNISBA. Sebelum melakukan aksi long march menuju gedung Bank Indonesia, para mahasiswa ini berorasi untuk mengajak masyarakat bersama – sama mengikuti aksi. Usaha ini tidak sukses dikarenakan banyak masyarakat yang tidak mempedulikannya. Mungkin masyrakat Solo memiliki aktivitas lain untuk tidak mengikuti seruan aksi ini. Saya yang pada saat itu juga mewakili BEM FH UNS juga mewakili organ dari Garuda UNS.
Setelah orasi, aksi dilanjutkan long march menuju depan gedung Bank Indonesia. Di sela – sela perjalanan, tepatnya di patung Slamet Riyadi mahasiswa berhenti dan orator kembali berorasi. Semua perwakilan mahasiswa melakukan orasi untuk memanaskan atmosfer aksi. Setelah puas orasi, mahasiswa melanjutkan perjalan. Di sela – sela perjalanan, di depan Bank Danamon dan Kantor Pos Indonesia para mahasiswa sempat melakukan aksi jalan jongkok. Maksud dari jalan jongkok ini adalah menyindir Pemerintah Pusat yang bilamana benar – benar memberlakukan kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi maka rakyat akan mengalami kesulitan dan memaksa mereka untuk menderita. Perjalananpun dilanjutkan dan dipusatkan di depan gedung Bank Indonesia.
Di depan gedung Bank Indonesia teman – teman buruh dan organisasi kepemudaan telah lama menanti kita. Dengan sambutan yel – yel mereka menyambut saya dan rombongan mahasiswa yang bersama saya. Sesampainya di depan gedung Bank Indonesia, teman – teman UNS membentuk posisi border. Border adalah posisi membuat lingkaran dimana yang laki – laki berada diluar dan tangan membentuk rantai di kanan kirinya untuk mencegah adanya provokator yang masuk, sedangkan yang wanita berada di tengah.
Aksi dilanjutkan dengan orasi dari masing – masing elemen yang hadir. Tanpa direncanakan Wakil Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo hadir di tengah – tengah kerumunan masa dan memberikan orasi sebagai bentuk dukungannya terhadap masa yang menolak kenaikan harga BBM. Sebelumnya, masa juga membakar boneka yang ditempeli foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai simbol perlawanan mereka. Aksi ini  berakhir pukul 12 siang dan berjalan lancar, tertib serta damai.

Liputan media :
http://jateng.tribunnews.com/2012/03/26/mahasiswa-masyarakat-dan-buruh-solo-tolak-kenaikan-harga-bbm 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s