Perjalanan "Lokakarya Arah Sistem Pendidikan Tinggi Indonesia" Undip, Semarang (Part I)

“Tit tiitt” tiba – tiba handphone bergetar dan mengisyaratkan adanya sms dari Mas Dito sang Kadep Jaringan dan Propaganda Kementrian Komunikasi dan Informasi BEM FH UNS Kabinet BERANI (Berpotensi dengan Nurani). Isi pesan tersebut memberitahukan adanya undangan dari BEM FH Universitas Diponegoro (Undip) yang mengadakan sebuah acara Lokakarya dan Seminar nasional yang berjudul Arah Sistem Pendidikan Tinggi Indonesia “Mau dibawa kemana ?”. Acara ini dilaksanakan pada hari Senin – Selasa tanggal 30 April 2012 – 1 Mei 2012. Prediksi saya diadakannya acara dengan judul ini adalah untuk menanggapi isu yang sedang hangat yaitu RUU PT (Perguruan Tinggi). Saya diberi mandat oleh Menteri Kominfo, Mbak Nanda untuk hadir mewakili BEM FH UNS di acara tersebut. Ketika saya hendak memutuskan untuk menghadiri undangan tersebut, tiba- tiba Maya (sraff kajian strategis nasional) mengingatkan saya bahwa hari Selasa ada ujian Hukum Islam. Dia mengingatkan bahwa dosen pengampu akan memberikan nilai C kepada mahasiswa yang melaksanakan ujian susulan diluar jadwal yang ditentukan sebelumnya.
Senin pagi 30 April 2012 ada kabar bahwa pihak panitia lokakarya menambah kuota kepada BEM FH UNS dari 2 perwakilan menjadi 5 perwakilan. Saya tergiur dengan tawaran tersebut, akhirnya saya mencoba untuk melobi dosen pengampu, Pak Adnan bersama Mas Roni (Mendagri BEM FH UNS) namun hasilnya tidak memuaskan dan sang dosen tetap pada pendapatnya. Akhirnya, saya tetap memutuskan untuk berangkat walaupun dengan resiko nilai UKD 3 Hukum Islam mendapatkan nilai C. Benar apa yang dikatakan oleh banyak orang bahwa hidup adalah sebuah pilihan, hidup adalah tantangan. Ya inilah hidup saya dan inilah pilihan serta tantangan saya. Memang ini konsekuensi dari seorang aktivis mahasiswa, disatu sisi harus loyal dan total dengan organisasinya tapi juga tidak melupakan kewajiban sebagai mahasiswa yaitu belajar menuntut ilmu.
Tepat pukul 3 sore, rombongan yang terdiri dari Mas Roni (Mendagri), Mas Dito (Kadep Jaringan dan Propaganda), Aldi (staff kementrian sosial masyarakat), Haeckal (Staff kajian strategis lokal) dan saya sendiri bersiap di sekretariat BEM untuk berangkat ke terminal menuju hotel Pandanaran, Semarang. Setelah memarkirkan motor di tempat penitipan, kami bergegas mencari bis ke arah Semarang. Rupanya perjalanan tidak seperti yang diperkirakan lancar dan hanya menghabiskan waktu 2 jam. Perjalanan sekitar 3 jam di bis antar kota, Royal dengan tarif Rp 20.000,- . Setelah turun dari bis, perjalanan dilanjutkan dengan bis kota kecil   menuju tugu muda dengan tarif Rp 4.000,-. Perjalanan ini cukup memakan waktu banyak dan kami terlambat mengikuti acara pembukaan. Akhirnya, pada pukul 20.00 kita sampai pada lokasi dengan berjalan dari Tugu muda menuju hotel.
Sesampainya di hotel acara telah dibuka. Sesuai agenda, acara selanjutnya yaitu seminar yang diisi oleh Prof Eko (mantan rektor Undip), Prof Sudarto (rektor Undip), Prof Abdul Jamil (Kemenag) dan Kang Habiburrahman (penulis ayat-ayat cinta). Seminar ini sangat menarik karena para pembicara memaparkan materi dengan pandangannya masing – masing. Rangkuman dari seminar ini akan saya tuliskan di blog ini dengan segera. Seminar diakhiri pada pukul 23.00. Perut lapar dan berharap ada makanan, itulah yang ada di pikiran kami. Ternyata doa kami didengar, panitia mempersembahkan konsumsi yang ternyata sudah disiapkan untuk para tamu undangan yang datang terlambat. Perut sudah terisi dan badanpun terasa lelah, mengingat pada hari Minggu lalu kami baru saja pulang dari up-grading. Lalu kami diberi kunci kamar masing – masing. Saya satu kamar dengan Aldi. Tidak membuang banyak waktu, saya langsung bergegas mandi. Beruntung di hotel ini terdapat fasilitas air panas. Setelah mandi, saya sempatkan untuk menulis cerita saya di blog ini. Dan setelah menulis ini, saya akan beristirahat untuk melanjutkan agenda acara esok hari. Tunggu tulisan saya selanjutnya 🙂
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s