Rutinitas Padat Ramadan 2012 Dengan BEM FH UNS

Bulan ramadan adalah bulan yang dinantikan oleh semua umat muslim di dunia. Semua orang berharap bisa menghabiskan bulan ini dengan berpuasa bersama keluarga atau orang yang dicintainya. Di bulan ramadan ini (1433H/2012) saya dan beberapa teman saya sebenarnya juga ingin seperti orang lain, yaitu bisa berpuasa dan berkumpul dengan keluarga. Di tahun ini sebenarnya saya juga menjalankan aktivitas puasa dengan keluarga. Namun, keluarga yang saya maksud dalam tulisan ini bukanlah keluarga primer saya yang ada di Surabaya melainkan keluarga kedua di Solo yaitu BEM FH UNS.

Kampus dan Sekretariat BEM FH UNS bagi saya sudah menjadi rumah kedua. Saya memiliki beberapa sahabat yaitu Aldi, Haekal, Daud, Arko dan tidak lupa Presiden BEM Mas Kuncoro. Hampir sebulan penuh saya menghabiskan bulan ramadan ini dengan mereka. Walaupun sebenarnya FH UNS sudah lama tidak ada kegiatan perkuliahan (sejak sekitar 12 Juni 2012) tapi saya dan beberapa teman saya mengorbankan hari libur itu tidak pulang dan tidak berkumpul dengan keluarga untuk mengerjakan beberapa proses program kerja BEM.

Awal puasa, program kerja BEM dari kementerian sosial masyarakat adalah minikonser “dunia kami terlupakan”. Acara ini untuk memperingati hari anak nasional dan diisi oleh beberapa teman – teman anak jalanan. Ini dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2012 di Taman hiburan rakyat sriwedari. Jauh sebelum acara ini berlangsung, saya menyaksikan beberapa teman saya berjuang untuk bekerja mengerjakan program kerja ini. Mereka berjuang keras karena beberapa panitia ada yang pulang ke tempat asal dan belum kembali ke Solo. Arko, selaku ketua panitia pulang ke Jakarta, tapi ternyata dia tidak bersenang – senang disana, dia berkali – kali ke DPR RI dan beberapa perusahaan untuk mencari dana acaranya. Di sekretariat raut muka Sastika sudah masam dan tidak enak dilihat. Mbak Jami dengan sabar memberi semangat. Satu hal juga yang tidak terlupakan adalah Aldi pernah makan sahur sekalian buka puasa karena sebelumnya dia belum buka puasa untuk membuat video dokumenter (you are a strong boy !). Alhasil ketika hari – H, acara dapat berlangsung dengan sukses. Arko yang dikenal sebagai orang tidak pernah seris mengatakan : “Kata mama saya, kalau kamu sibuk membantu sesama Tuhan juga pasti sibuk membantu kamu”.

Setelah minikonser berakhir, kini saatnya saya yang mengerjakan program kerja. Kali ini adalah SG (stadium generale) yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 September 2012. Saya sebagai koordinator sie sponsorhip sempat kebingungan karena daftar sponsor Solo sedikit. Saya mencoba untuk mengirim proposal dengan teman saya Tika. Sejauh ini belum ada perusahaan yang mengkonfirmasi untuk memberi dana segarnya. Terik matahari yang panas tidak menghalangi semangat saya untuk mencari sponsor tapi puasa tetap jalan.

Akhir bulan, sebenarnya saya ingin merayakan 3 bulan dan 100 hari pelantikan BEM tapi sayang terjadi pergolakan saat itu. Sekjen dan Mendagri mengundurkan diri. Pada Jumat tanggal 3 Agustus saya direshuffle dari staff jaringan dan propaganda menjadi Kepala Deputi Kesejahteraan Mahasiswa Kementerian Dalam Negeri BEM FH UNS. Tugas ini berat bagi saya karena senin tanggal 6 ada ritual semesteran FH yaitu KRS an. Sudah bukan rahasia umum lagi ketika KRS an yang terjadi adalah banyak mahasiswa tidak kebagian kelas. Sehari menjabat sebagai kadeputi saya sudah mendapatkan ancaman, saya memposting daftar dosen kuliah dan ternyata ada yang tidak suka dengan perilaku saya dan mengancam saya. Dilema memang tapi saya harus profesional. Di sela – sela kesibukan, tanggal 29 Juli 2012 Aldi ulang tahun. Kami merayakannya, ada Mas Kuncoro, Arko, Haekal, Daud, Maya, Hesti, Sastika, Mas Aji. Sedikit kejutan untuk Aldi.

Apa yang menjadi kekuatiran saya terwujud, banyak mahasiswa yang tidak mendapatkan kelas. Angkatan 2009 keatas banyak tidak mendapat kelas mata kuliah penunjang skripsinya. Setiap hari saya tidur hanya 2 jam setelah subuh untuk mendata dan membalas sms dari mahasiswa FH, saya juga berkali kali ke bagian pendidikan, ruang dosen (gedung 3) dan naik turun (ruangan PD 1) untuk berkordinasi. Mbak Risca Mendagri saya khawatir emosi saya akan meledak menghadapi hal – hal seperti ini, tapi tidak. Saya sudah bertekad untuk memberikan pelayan yang baik. Teman – teman saya memberi support kepada saya untuk menjalankan advokasi ini. Daud dengan teliti membantu input data, Aldi selalu mengupdate info dari saya, Haekal mencatat data yang masuk. Teman – teman yang lain juga membantu saya seperti Rachel, Elza, Maya, Zulfa, Mbak Evin dan lainnya (maaf saya lupa). Tapi hampir tiap malam sahabat – sahabat saya tidak tidur untuk membantu saya.

Advokasi ini sempat saya tinggal untuk menjadi panitia osmaru, menjadi pemantri. Selama 3 hari, 9 – 11 Agustus 2012 saya, Aldi dan Haekal menjadi panitia osmaru. Setelah osmaru saya melanjutkan tugas saya untuk fiksasi data advokasi. Tidak berhenti disitu, saya juga membantu adek (jauh) saya di FP untuk mencari bahan tugas osmarunya. Untungnya bahan – bahan itu bisa saya dapatkan dengan mudah dan sedikit biaya.

Setelah osmaru, kembali lagi ke kehidupan saya di BEM. Hari minggu, saya mencuci karpet besar tempat biasa saya tiduran. Dengan personil yang sama (Saya, Aldi, Haekal, Mas Kuncoro) mencuci karpet besar itu. Karpet itu kotor, bekas tumpahan es dan macam lainnya. Seninnya, saya advokasi lagi, kali ini angkatan 2012. Saat itu saya menyulap sekretariat BEM seperti tempat pembuatan KTP. Ada laptop, printer tapi sedikit berbeda karena ada wifi. Saya menyediakan advokasi untuk membantu input KRS dan print gratis bagi angkatan 2012 karena saya prediksi bahwa angkatan 2012 masih banyak yang belum paham tentang KRS ini. Di hari kedua Haekal menjadi seorang server karena dia mengoperasikan wifi (wajan bolic) sehingga di sekretariat BEM kita bisa mengakses internet. Ini untuk memudahkan advokasi KRS.

Berbicara mengenai KRS, saya dan crock (sebutan saya, Aldi, Haekal, Daud dan Mas Kuncoro) sempat melupakan ini. Kita sempat terlambat untuk KRS an, mungkin kali ini apa yang dikatakan Arko benar yaitu dibantu Tuhan sehingga KRS an kita lancar, bukan karena kita kenal dengan pihak pendidikan, dosen ataupun PD 1.

Hari Selasa Mas Kuncoro ke Depok, Rabu Daud ke Bekasi dan Haekal ke Jogja, tinggal saya dan Aldi. Di akhir puasa Jumat tanggal 17 Agustus 2012 saya dan Aldi aksi di jalan Slamet Riyadi sebagai aksi memperingati hari kemerdekaan. Aksi ini dibantu Arko dan Dikta. Aksi berjalan dengan lancar. Malamnya Aldi pulang ke Bandung, sempat hampir ketinggalan kereta dan kesalahan yang terulang adalah kita belum makan untuk buka puasa. Esoknya 18 Agustus 2012 saya dieksekusi alias dijemput orang tua saya. Betapa spesialnya saya sebagai anak. Beruntung saya memiliki orang tua seperti mereka yang mengerti dengan kegiatan saya (dari SMA).

Alhamdulillah bulan ramadan tahun ini saya puasa penuh dan tidak bolong, dan di sela – sela imsak dan subuh saya menyempatkan untuk belajar Al – Qur’an.

Terima kasih kawan, atas memori ini. Saya akan merindukan situasi ini dan saya berharap di bulan puasa ke depan kita bisa menjalankan puasa dengan aktivitas yang bermanfaat dan tentunya seru. Loyalitas, dedikasi dan kontribusi kalian tidak lagi diragukan !

Maaf untuk nama – nama yang tidak disebutkan, saya lupa.

Iklan

2 pemikiran pada “Rutinitas Padat Ramadan 2012 Dengan BEM FH UNS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s