Mempertayakan Keseriusan Pemilu Mahasiswa UNS 2013

Sedikit terlambat memang saya menuliskan pendapat saya ini sekarang. Kamis, 3 Oktober lalu seharusanya agenda KPU UNS selaku pelaksana Pemilu adalah pengundian nomor urut Partai Mahasiswa. Dalam surat undangan yang disebarkan oleh KPU UNS, direncanakan pelaksanaan pengundian nomor urut Partai Mahasiswa dilakukan di Ruang Sidang lantai III FMIPA. Agenda kegiatan molor sekitar 30 menit. Sesampainya disana, saya sempat berbincang kepada Saudara Alqaan selaku Ketua KPU UNS. Saudara Alqaan mengatakan kepada saya bahwa akan ada perubahan agenda dikarenakan ada putusan Komisi Mahkamah DEMA UNS akibat gugatan Partai Mahasiswa yang tidak diloloskan oleh KPU. Berhubung handphone saya rusak, komunikasi saya sempat terputus untuk mengikuti tahapan-tahapan Pemilu.

Ternyata benar, forum yang seharusnya milik KPU berubah menjadi forum “semacam” pengumuman putusan Komisi Mahkamah DEMA UNS yang saat itu dihadiri oleh Saudara Zulfikar dan Saudara Aris Susanto. Dalam putusannya disebutkan bahwa pendaftaran Partai Mahasiswa diulangi hingga tanggal 7 Oktober 2013 sebagai konsekuensi dari dicabutnya SK KPU Nomor 008/KPU-UNS/IX/2013 Tentang Verifikasi Partai Politik Mahasiswa Tahun 2013 yang digugat oleh Partai Mahasiswa yang tidak diloloskan KPU UNS.

Berbicara tentang Komisi Mahkamah, hingga saat ini saya tidak mengetahui dasar hukum pembentukan, cara beracara, dan sifat putusannya. Saya memang dihubungi untuk bisa menghadiri sidang sengketa pada Kamis siang, namun saya tidak bisa dihubungi. Kalaupun saya bisa dihubungi saya juga tidak akan hadir karena pemanggilan melalui telepon dan hadir saat itu juga bagi saya tidak wajar dan tidak patut. Dalam ilmu kuliah yang saya pelajari, pemanggilan yang wajar dan patut adalah menggunakan surat minimal tiga hari sebelum sidang dilakukan.

Hingga saat ini, menurut pemantauan saya. Saya belum menemukan adanya publikasi hasil putusan Komisi Mahkamah dan perpanjangan pendaftaran Paratai Mahasiswa yang maksimal oleh DEMA UNS baik dari Facebook DEMA UNShttps://www.facebook.com/dema.uns?fref=ts ataupun media lainnya. Jika ini terus berlanjut, tidak salah apabila ada mahasiswa yang mengatakan bahwa Pemilu Mahasiswa hanya untuk kelompok tertentu saja. Pengawasan oleh mahasiswa umum tidak dapat diakses, terlebih lagi DEMA UNS, KPU UNS dan PANWASLU UNS tidak memiliki sekretariat.

Sepertinya keinginan untuk menekan angka apatis terhadap Pemilu Mahasiswa kali ini belum bisa terealisasi. Produk DEMA UNS juga tidak diketahui oleh mahasiswa lainnya. Bahkan grup yang dibuat https://www.facebook.com/groups/328720783907921/ juga tidak produktif. Semoga di tahun ini tidak ada lagi pengunduran diri Partai Mahasiswa di tahun 2012 seperti Garuda http://www.garuda-uns.blogspot.com/2012/05/surat-pengunduran-diri-garuda.html karena banyak terjadinya kejanggalan pada proses demokrasi kampus ini.

 

Hidup Mahasiswa!

Hidup Rakyat Indonesia!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s