Penyediaan Logistik sebagai Pemenuhan Hak Pemilih (Pemilu UNS bagian 2)

Hak memilih dan dipilih merupakan hak politik yang diberikan negara kepada warga negaranya. Hak ini bahkan telah dituliskan dalam konstitusi Indonesia. Pada pemerintahan kampuspun DEMA UNS sebagai lembaga pembentuk UU KBM mencantumkan siapa saja yang memiliki hak memilih dan dipilih. UU KBM UNS No 3/2013 tentang Pemilihan Umum Mahasiswa Universitas Sebelas Maret menjadi landasan yuridis bagi terlaksanakanya kegiatan tahunan sebagai suksesi BEM dan DEMA. Pada Pasal 9 menyebutkan: “Setiap mahasiswa UNS program studi S1 reguler, Diploma, S1 Non Reguler dan Co-Ass mempunyai hak memilih dan dipilih”. Ibarat di negara ini sama seperti jaminan HAM yang tertera pada Pasal 28 UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan.

Salah satu tujuan adanya DPT adalah untuk menentukan logistik penyelenggaran Pemilu [1]. Pada kenyataan di lapangan, penyediaan surat suara di FH oleh penyelenggara Pemilu tidak sesuai dengan jumlah DPT yang ada (angkatan 2009-2013) sebanyak 1679 pemilih. Menurut penjelasan PPF (Panitia Fakultas) jumlah surat suara yang disediakan hanya 675 surat suara, untungnya saja pemilih di FH yang menggunakan hak suaranya hanya 299 dan sisa surat suaranya 376 surat suara. Tidak menutup kemungkinan permasalahan ini juga terjadi di beberapa fakultas lainnya. Jumlah ini kurang dari 50% dari DPT. Realisasi di Indonesia saja, pada pemilukada seorang calon kepala daerah dipilih minimal 30% suara DPT. Oleh sebab itu terdapat mekanisme pemungutan suara putaran kedua.

Niatan DEMA UNS untuk mengakomodir hak mahasiswa dalam UU KBM tidak ditindaklanjuti dalam aturannya. Alasan tidak adanya aturan ini digunakan oleh KPU UNS untuk tidak menyediakan surat suara sejumlah dengan total DPT yang ada. Tidak bisa dibayangkan jika seluruh pemilih menggunakan hak memilihnya dan terjadi kekurangan surat  suara di tempat pemungutan suara (TPS). Padahal KPU UNS sudah berusaha keras untuk menekan angka apatis pada Pemilu kali ini. Bahkan semua media publikasi digunakan oleh KPU UNS, mulai dari membuat video, facebook, iconPemilu dan hastag #UNSYukMemilih.

[1] https://prayogokurnia.wordpress.com/2013/11/14/urgensi-daftar-pemilih-pada-pemilihan-umum-pemilu-uns-bagian-1/

#Bersambung

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s