Kerja Bakti Memperbaiki Lingkungan dan Silaturahmi

Kerja Bakti 3Hampir empat bulan saya, Aldi, Haeckal dan Ignas tinggal di lingkungan Perumahan Jos Royo Indah sejak bulan Juli lalu. Menempati rumah kontrakan tidak hanya untuk tinggal semata, namun juga bersosialisasi dengan tetangga. Bagaimana tidak, setiap awal bulan selalu ada pertemuan bapak-bapak untuk membahas urusan lingkungan setingkat Rukun Tetangga (RT). Saya dipercaya teman-teman mewakili rumah kontrakan saat rapat-rapat bulanan pada awal bulan. Sampai saat ini sudah dua kali saya mengikuti rapat bulanan karena pada Agustus-September saya belum mendapatkan undangan.

Bulan November ini hujan sering mengguyur wilayah Jaten Karanganyar. Air hujan yang harusnya melalui selokan dengan lancar rupanya terhambat karena terjadi pendangkalan maupun tersumbat sampah. Berpikir positif saja, mungkin sampah-sampah yang menyangkut di selokan terjadi karena tertiup angin dari tempat sampah. Pada pertemuan bulan November ini disepakati akan diadakan kerja bakti dengan fokus utama normalisasi selokan warga. Warga menyepakati kerja bakti akan dilaksanakan pada Minggu 23 November 2013. Sengaja dipilih hari Minggu karena menghindari hari kerja kantor dan warga dapat berkumpul.

Saat bulan-bulan seperti ini bagi mahasiswa semester lima sedang sibuk-sibuknya menyiapkan praktek sidang pidana dan praktek sidang tata usaha negara. Untung saja kelompok saya tidak memilih hari minggu untuk menggelar latihan. Berbeda dengan Aldi dan Haeckal. Aldi memilih ijin dari latian karena mengikuti kegiatan kerja bakti kampung sedangkan Haeckal sebaliknya.

Pukul tujuh pagi warga telah siap dengan peralatan kerja bakti, kami hanya bekal membawa badan saja karena tidak memiliki alat seperti cangkul, sekop dan peralatan bangunan lainnya. Apa yang terjadi tidak seperti yang saya bayangkan. Ternyata ada juga beberapa warga yang tidak ikut kerja bakti. Padahal ketika rapat saya sempat menanyakan konsekuensi apabila tidak hadir dan salah seorang yang cukup disegani oleh warga menjawab bahwa sampahnya akan diletakan di depan rumahnya. Rupanya orang yang mengatakan itu tadi malah tidak hadir dan beralasan ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal. Dalam hati sebenarnya saya jengkel mendengarnya karena Aldi juga memiliki tanggung jawab lain: latihan praktek pidana. Mungkin warga yang lain juga demikian.

Emosi dalam hati saya luapkan saja pada kerja bakti dengan warga. Dari kerja bakti ini saya dan penghuni rumah kontrakan bisa mengenal tetangga satu sama lain. Warga yang ikut kerja bakti orangnya cukup welcome kepada saya dan teman-teman lainnya. Kerja bakti dengan bercanda ini cukup menguras tenaga sehingga membuat perut lapar. Kira-kira kurang lebih pukul 11 siang salah seorang warga mengeluarkan makanan dan teh. Karena kerja bakti telah selesai lanjutlah saya makan siang bersama dengan warga

.Kerja Bakti 1 Kerja Bakti 2

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s