Nggak Siap, Ditantang Battle

Nggak Siap, Ditantang Battle

Cerita Seru anak-anak FourBC Smapat

Ricky Pratama (Ichun), Prayogo Kurnia (Yogo), Benar Setya (True)

Kalau mau perang, pastinya kudu siap strategi. Kalau nggak sempat menyiapkan gimana? “Modal nekat!!!!” jawab anak-anak FourBC, breakdance Smapat, serempak. Duh, kompak banget nih mereka. Pasalnya, modal nekat ini memang selalu jadi andalan waktu terjepit. Pengalaman seru terjadi mereka alami waktu tampil mendukung tim mading sekolah mereka, di even lomba mading di Surabaya. Hari itu adalah hari promosi mading untuk masing-masing sekolah. Karena 4BC adalah salah satu eskul breakdance kebanggan SMAN 4 Surabaya (Smapat), maka mereka-lah yang dimintai tim mading untuk tampil. “Kami iya-in aja. padahal kami baru dikasih tahu paginya, dan sore udah harus tampil. Kurang ndadak apa coba,” kenang Benar Setya, anggota FourBC yang ada di kelas XI IA 3.

Lalu, Ricky bercerita, sepanjang pelajaran mereka nggak konsen. Sibuk memikirkan konsep. Setelah diijinkan sekolah untuk menghadiri even tersebut. Mereka segera berkumpul dan latihan. Tapi ternyata, tidak boleh di sekolah karena sedang KBM. “Ya udah, kami latihan di venue. Mengendap-endap nyari ruang kosong. Sampe diusir-usir satpam, hiks..dilihatin orang sampe malu,” kata Benar, sambil bercanda menirukan orang nangis.

Nggak berhenti di situ. Apes mereka berlanjut sampai di panggung. Karena semuanya dadakan, opening dan inti dance yang mereka bawakan cukup lumayan, tapi closingnya…..”Ancuur…yang nggak faham breakdance mungkin biasa-biasa aja, Cuma kelihatan janggal. Tapi yang paham, jiah, pada ketawa-ketiwi,” ungkap Prayogo Kurnia, siswa XI IS 2 di Smapat.

Setelah tampil, ternyata sekolah lain juga ada yang menampilkan aksi serupa, yaitu SMA Santa Maria. Penampilannya, menurut mereka, jaaauuh lebih matang ketimbang mereka. “Musibahnya adalah, kakak pembawa acara tiba-tiba minta kami battle. Ya kami langsung pandang-pandangan, bwahahaha..ketawa bareng. Oke deh, nekaaat!!”  seru Ricky mengenang kejadian itu.

Dan bener aja, ketika dipanggung, mereka merasa kalah jauh. Tapi buat apa susah, pikir mereka, kan ini Cuma battle persahabatan. “Malah asik kan dapat pengalaman unik. Malu-maluin di panggung gede even anak muda yang banyak ditonton siswa lain se-Surabaya. Hhehehe,” kata Yogo, panggilan akrab Prayogo cekikikan. Nah, lain kali mereka nggak mau lagi tampil dadakan. Semuanya harus ada persiapan. Tapi…kalau terpaksa “NEKKAAAT!!,” seru mereka lagi. (puspita)

Link: http://www.ebsfm.com/artikel.php?rubikID=3&artID=224 Tahun 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s