Format Nilai Baru Dari Papa Ravik

Rasane koyo kuliah tenanan ketemu A- C+ B- …. SEMPAQUE, DERITA MAHASISWA IJEK NJUPUK MAKUL KATUT KEBIJAKAN NYAAAR!!” – Update timeline salah satu akun LINE seorang mahasiswa Fakultas Hukum UNS angkatan 2011, mantan ketua Lab Seni Teater Delik tanggal 23 Juni 2015 pukul 04:09

Barangkali mahasiswa itu update setelah menyelesaikan makan sahur dan melihat nilai terakhir di situs siakad.uns.ac.id. Rektor yang sedang menjabat periode kedua ini membuat Peraturan Rektor Nomor 644 / UN27 / HK / 2015 Tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan Program Sarjana di Universitas Sebelas Maret maka sistem penilaian bagi mahasiswa UNS juga berubah. Peraturan ini ditetapkan pada tanggal 30 Maret 2015. Peraturan baru ini menggantikan Peraturan Rektor Universitas Sebelas Maret Nomor 311/ UN27/ PP/ 2012 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, dan Peraturan Rektor Universitas Sebelas Maret Nomor 316/ UN27/ PP/ 2012 tentang Pengelolaan Pendidikan dan Penyelenggaraan Pembelajaran Jenjang Akademik S-1.

Pola Penilaian

Pada peraturan sebelumnya, pola penilaian sebagaimana berikut: nilai A dengan bobot 4,0 pada 80-100, nilai B dengan bobot 3,0 pada 70-79, nilai C dengan bobot 2,0 pada 60-79, interval nilai 10. Sedangkan pada peraturan yang baru, interval penilaian adalah 5 dan bobot nilai menjadi lebih bervariasi. >90 bobot 4,0 nilai A, 80-89 bobot 3,70 nilai A-, 75-79 bobot 3,3 nilai B+, 70-74 bobot 3,0 nilai B dan seterusnya. Perubahan ini bagi sebagian mahasiswa dianggap merugikan, terlebih lagi anggapan di lingkungan Fakultas Hukum nilai 80 adalah A dan berbobot 4,0. Tetapi saat ini sudah tidak lagi berlaku demikian. Pengakuan dari beberapa pengajar atau dosenpun menyebutkan bahwa mereka masih memberi nilai mahasiswa dan cara ujian dengan sistem sebelumnya.

Repon Mahasiswa

Sudah bisa kita tebak mahasiswa merespon dengan berbagai tindakan. Sejauh ini yang ada hanyalah keluhan dari mereka karena sistem ini dianggap mendadak dan tanpa persiapan yang matang. Peraturan yang disahkan pada akhir Maret inipun sosialisasinya baru dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2015 uns.ac.id/id/uns-update/lpp-uns-gelar-sosialisasi-sk-rektor-terkait-perkuliahan.html. Celakanya pada saat disahkannya peraturan ini, proses kegiatan belajar mengajar telah berlangsung dan bahkan di Fakultas Hukum sendiri sudah ada pada tahap Uji Kompetensi Dasar (UKD) kedua dari empat UKD.

BEM FH UNS melalui edarannya bernomor 13/BEMKMFH/03/01/IV2015 tanggal 4 Mei 2015 dengan judul Pers Realease SK Rektor Nomor 644 Tahun 2015 (seharusnya Peraturan Rektor bukan Surat Keputusan) menyebutkan bahwa keberlakuan peraturan rektor ini juga tergantung dari kesiapan puskom UNS, artinya jika puskom UNS belum siap maka pelaksanaannya akan ditunda. Edaran ini tidak lebih hanya bersifat meneruskan informasi dari birokrat kampus, tidak ada respon sebaliknya untuk melakukan evaluasi atau kajian bersama mahasiswa maupun para stakeholder kampus. dari kagiatan seperti ini para civitas academic dapat mengkritisinya, selanjutnya dapat dibahas langkah apa yang akan dilakukan.

Kurang lebih demikian yang disampaikan. Upaya yang bisa dilakukan saat itu adalah berdoa atau berusaha agar puskom tidak dapat menjalankan amanat dari peraturan tersebut. Namun ternyata saat ini puskom telah memberlakukan sistem nilai baru tersebut dan akhirnya mahasiswa sudah mendapatkan nilai dengan format barunya. Welcome to the jungle!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s