This Is My May

Untitled

Setelah mensortir segala file di laptop, tiba – tiba jari ini manjadi liar dengan klik file – file lama yang masih tersimpan. File berjudul “Hasil Seleksi SNMPTN Jalur Undangan 2011” mengerutkan dahi untuk memperhatikan lebih seksama. Tetapi kerutan dahi itu berubah menjadi ekspresi senyuman rasa bangga. Salah satu kelebihan tipe melankolis seperti Saya adalah mengingat tanggal – tanggal dari momen – momen tertentu, termasuk di dalamnya urusan asmara. Tetapi untuk urusan ini Saya sengaja tidak pernah mempublikasikannya.

Agenda pengumuman SNMPTN Undangan tahun 2011 lalu tepat pada tanggal 17 Mei 2011. Untuk lebih meyakinkan, Saya mencoba browsing internet untuk memastikan apakah benar saat itu pengumuman SNMPTN di tanggal 17 Mei 2011, dan hasilnya adalah iya.

Saat itu peringkat total nilai mata pelajaran Saya berada ada urutan 16 dari 38 siswa kelas IPS. Karena berada di 50% kelas, maka Saya berkesempatan untuk menggunakan jalur SNMPTN Undangan. Sama sekali tidak ada pandangan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UNS. Nama UNS masih belum familiar bagi Saya. Di kalangan pergaulan Saya, nama – nama PTN tujuan di era itu adalah berkutat pada UB, Unair, ITS, Unesa dan Unej.

Nama UNS pertama kali disebutkan oleh Ibu Saya. Tidak mau memperdebatkan tawaran itu, yang penting kuliah hukum bagi Saya. Bukan karena suanasa keluarga Saya tidak demokratis, akan tetapi pernah suatu ketika Saya tidak menuruti nasehatnya sehingga Saya mengalami hal buruk (Baca: blog :”Mereka Menangkap Saya”). Saat pengumuman itu tiba, Saya dinyatakan lolos seleksi sesuai dengan keinginan Saya yaitu kuliah di Fakultas Hukum.

Rasa gembira dan bangga terulang lima tahun kemudian. Masih di bulan yang sama Saya menjalani sidang skripsi dan dinyatakan lulus tanggal sembilan atau seminggu setelah sidang. Empat tahun tujuh bulan masa pendidikan yang tertulis pada formulir biodata wisuda UNS Juni 2016 esok. Setelah kurang lebih lima bulan menyusun karya ilmiah bernama skripsi, selama itu pula kira – kira seorang mahasiswa semester akhir sensitif dengan nuansa skripsi, kelulusan atau wisuda.

Sidang skripsi atau ujian pendadaran Saya jalani tepat di peringatan Hari Pendidikan tahun 2016 lalu. Sidang skripsi Saya dilaksanakan setelah semua dosen penguji selesai melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan. Tepat pukul 08.50 Saya memasuki ruang ujian skripsi. Saat itu Saya sengaja mengundang orangtua dan adik Saya untuk melihat bagaimana Saya mempertahankan hasil dari proses perjuangan yang telah Saya lalui sebelumnya. Sayangnya Ibu Saya tidak bisa hadir karena sedang ada kegiatan dengan kelompok pengajiannya. Walalupun tidak hadir, doa Ibu mengantarkan anaknya untuk bersikap tenang dan fokus selama dua jam dalam merespon pertanyaan – pertanyaan dosen penguji. Kelancaran skripsi ini juga karena doa dan dukungan dari orang – orang sekitar Saya dimana permintaan doa dan restu dilakukan sebelum hari H melalui chat maupun telepon secara personal.

Percaya atau tidak, seorang senior Saya bernama Anajeng (biasa minta dipanggil Princes) suatu ketika membagi quote-nya: Keberhasilan kita selain doa orang tua adalah doa dari orang – orang sekitar kita. Ya itulah kira – kira kisah bulan Mei Saya, dimulai dan diselesaikan di bulan yang sama.

Selamat Hari Buruh, Hari Pendidikan, Hari Reformasi, Hari Kebangkitan Nasional. Anymore?

Iklan

Satu pemikiran pada “This Is My May

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s