Setiap Manusia Bisa Berubah

Pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta lalu sudah usai, hasilnya masih kita tunggu tetapi sangat disayangkan media sosial masih saja banyak akun – akun yang nyinyir calon ini dan itu. Saya harus berpikir berulang kali ketika hendak menerbitkan tulisan yang menyinggung pilkada ini, karena isu yang “digoreng” cukup sensitif, yaitu agama dan etnis. Dan inilah tulisan pertama dari sekian lama menahan keinginan ini.

Karena ini Saya tujukan kepada mereka yang suka nyinyir, terutama yang mengatasnakana Islam maka Sayapun nyinyir dengan cara Saya.

Saya cukup risih dengan kalimat – kalimat “Dasar Cina” lah, “Kafir” lah atau apalah itu yang menyinggung takdir mutlak dari Tuhan. Kalaupun Saya bisa memilih saat dilahirkan, Saya akan memilih lahir dari orang tua yang suku dan ras yang kira – kira aman untuk hidup di suatu daerah. Kalau untuk kafir, Saya lebih nyaman dengan kata non muslim. Baca lebih lanjut

Iklan