Apa Kabar IOM FH UNS?

Isu keberadaan iuran ikatan orang tua mahasiswa (IOM) ini pernah menghilang dari ingatan Saya, dan bahkan rasanya belum pernah ada tulisan menyinggung tentang IOM ini. Malah isu ini baru teringat hari ini ketika timeline media sosial Saya sedang ramai adanya aksi atau demo di UNS dalam rangka memperingati hari pendidikan lalu.

Sebelum diberlakukannya UKT tahun 2012, mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2011 keatas (2010, 2009, 2008 dan seterusnya) masih dikenakan iuran ikatan orangtua mahasiswa atau IOM. Sejak bergantinya kebijakan dari SPP BPI menjadi UKT di tahun 2012, keberadaan saldo dari IOM ini belum lah jelas. Atau jika ada yang mengetahui, bisa melengkapi tulisan ini.

IOM merupakan iuran yang dibayarkan oleh mahasiswa diluar ketentuan SPP. IOM sebagai sumbangan yang tujuannya untuk kegiatan mahasiswa diluar akademik seperti kegiatan unit kegiatan mahasiswa (UKM) atau organisasi kemahasiswaan lainnya seperti BEM dan DEMA. Jika tidak ada pos anggaran atau anggaran untuk kegiatan kemahasiswaann habis, IOM dapat digunakan.

Mengenai statusnya, dana IOM ini diduga ilegal karena tidak menjadi bagian dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang tercatat resmi atau dikontrol oleh pihak berwenang kampus dan hanya didasarkan pada kepercayaan saja. Perlu diketahui juga, dahulu IOM menjadi salah satu wewenang dari DEMA FH untuk mengatur anggaran kegiatan organisasi kemahasiswaan. Wewenang inilah yang menjadikan jabatan DEMA FH bergengsi dan memilik bargaining position.

Pelunasan IOM ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi calon peserta wisuda dari FH. Sehingga hukum pelunasan iuran IOM ini adalah wajib bin mutlak. Selama masih ada mahasiswa angkatan 2011 keatas menjadi peserta wisuda artinya masih ada saldo atau pemasukan dari IOM.

Besar pembayaran iuran IOM ini di angkatan 2011 adalah Rp.850.000,- per mahasiswa. Pembayarannya lunas dilakukan di awal masuk kuliah, dicicil atau terakhir sebelum meninggalkan kampus karena hendak diwisuda. Hitungan kasarnya, angkatan 2011 berjumlah 350 mahasiswa belum lagi angkatan diatasnya. Dari sini dapat dikalkulasikan berapa total pemasukan yang didapat dari satu angkatan.

Usaha untuk mendapatkan data IOM ini pernah dilakukan baik oleh BEM Kabinet BERANI 2012 tetapi akhirnya isu ini meguap karena BEM berikutnya tidak meng-estafet kabinet sebelumnya, tidak memahami dan/ atau tidak mengalami pembayaran IOM karena beralih pada sistem UKT.

Isu IOM ini sangatlah strategis terutama bagi para mahasiswa yang tergabung pada organisasi kemahasiswaan, hal ini dikarenakan tujuan utamanya untuk membiayai atau mensubsidi kegiatan UKM, BEM dan DEMA. Jika IOM ini bisa diusut atau minimal diketahui saldonya, setidaknya akan ada suntikan “fresh money” bagi masing – masing organisasi kemahasiswaan di kemudian hari.

Di era keterbukaan seperti ini, rasanya meminta keterangan seperti data IOM ini bukanlah suatu yang mustahil. Undang – Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik mengatur bagaimana tata cara meminta informasi. Sebagai contoh, kasus seorang pelanggan Alfamart bernama Mustolih Siradj yang menggunakan undang – undang ini untuk meminta informasi perihal kemana disalurkannya uang yang pernah didonasikannya melalui program Alfamart peduli.

Anggap saja tulisan ini baru pendahuluan, hanya saja tinggal pihak mana yang peka untuk menindaklanjuti isu IOM ini. Tetapi Saya juga perlu mengingatkan jika dana IOM ini tidak ditindaklanjuti niscaya uang ini akan menjadi dana tak bertuan dan lebih riskan untuk dipergunakan tidak semestinya. Semoga organisasi kemahasiswaan di almamater FH UNS akan segera bertindak, terutama BEM dan DEMA.

Sekedar mengingatkan, pengalaman mengajarkan jika nantinya ada yang bermaksud untuk mengusut ini maka bersiaplah untuk menerima hal – hal buruk seperti cercaan, fitnah, pelayanan tidak baik dan bahkan intimidasi. Tetapi tidak masalah, anggaplah ini bagian dari ceritamu sebagai “ikan Nemo” dan pembelajaran untuk menghadapi dunia pasca lulus dari kampus. Welcome to the jungle! Selamat berjuang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s